Determinan Partisipasi Sekolah Anak Penyandang Disabilitas di Indonesia Tahun 2015

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Dilla Citra Dewi Ekaria Soebijarto

Abstract

Partisipasi bersekolah anak penyandang disabilitas di Indonesia masih rendah serta masih banyak anak disabilitas yang belum mendapat pendidikan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel pada level individu dan pada level provinsi yang memengaruhi partisipasi sekolah anak penyandang disabilitas di Indonesia berdasarkan data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS 2015). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah multilevel regresi logistik biner dua level. Hasil yang didapatkan antara lain variabel-variabel pada level individu yang signifikan memengaruhi partisipasi sekolah anak penyandang disabilitas yaitu tingkat kesulitan disabilitas anak, jenis disabilitas anak, tingkat pendidikan Kepala Rumah Tangga (KRT), serta daerah tempat tinggal. Kemudian variabel-variabel pada level provinsi yang signifikan memengaruhi partisipasi sekolah anak penyandang disabilitas adalah rasio ketersediaan Sekolah Luar Biasa (SLB) dan jarak ketersediaan SLB.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

How to Cite
DEWI, Dilla Citra; SOEBIJARTO, Ekaria. Determinan Partisipasi Sekolah Anak Penyandang Disabilitas di Indonesia Tahun 2015. Jurnal Aplikasi Statistika & Komputasi Statistik, [S.l.], v. 11, n. 2, p. 15-28, sep. 2020. ISSN 2615-1367. Available at: <https://jurnal.stis.ac.id/index.php/jurnalasks/article/view/131>. Date accessed: 29 sep. 2020. doi: https://doi.org/10.34123/jurnalasks.v11i2.131.
Section
Statistika Kependudukan

References

Badan Pusat Statistik & Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2013). Profil Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Indonesia Berdasarkan Susenas Tahun 2012. Jakarta: BPS & Kemensos. Badan Pusat Statistik. (2012). Statistik Pendidikan 2012. Jakarta: BPS. Colclough, C., Rose, P., &Tembon, M. (2000). Gender Inequalities in Primary Schooling: The Roles of Poverty and Adverse Cultural Practice. IDS Working Paper 78. Duze C.O. (2010). Average Distance Travelled to School by Primary and Secondary School Students in Nigeria and Its Effect on Attendance. An International Multi-Disciplinary Journal, Etiophia Vol.4 (4), Serial No.17, October, 2010 ISSN 2070-0083. Hox, Joop J. (2010). Multilevel Analysis: Techniques and Applications (Second Edition). New York: Routledge. Huisman, J. & Smits J. (2008). Effects of Household and District-Level Factors on Primary School Enrollment in 30 Developing Countries. World Development Vol. 37, No. 1, pp. 179–193, 2009. Huisman, J. & Smits, J. (2014). Keeping children in school: effects of household and context characteristics on school dropout in 363 districts of 30 developing countries. NiCE Working Paper,09:(105). Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2015). Buku Induk Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan per Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan Seluruh Indonesia. Jakarta: Kemendagri.Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Statistik Sekolah Luar Biasa (SLB) 2015/2016. Jakarta: Kemendikbud. Lamichhane, Kamal & Kawakatsu, Yoshito. (2015). Disability and determinants of schooling: A case from Bangladesh. International Journal of Educational Development 40 (2015) 98-105. Lamichhane, Kamal. (2015). Disability, Education, and Employment in Developing Countries: From Charity to Investment. India: Cambridge University Press. Nezlek, John B. (2008). An Introduction to Multilevel Modeling for Social and Personality Psychology. Social and Personality Psychology Compass 2/2: 842-860. Sugiarto. (2015). Kesempatan Sekolah Anak dengan Disabilitas dan Faktor- Faktor yang Mempengaruhinya. Prosiding Simposium Nasional Riset Pendidikan II ISBN: 978-602-7807-58-7. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Weiringo, Richard. (2015). A Case Study of the Experiences of Students with Disabilities Who Did Not Complete High School. [Disertasi]. Lynchburg: Liberty University. World Health Organization. (2001). International Classification of Functioning, Disability and Health (ICF). Geneva: WHO. World Health Organization. (2011). World Report on Disability. Geneva: WHO.