The Effects of Price, Income, and Household Characteristics on Ultra-Processed Food Consumption In Jakarta, Indonesia

Penulis

  • Atika Putri Syatira Statistics Department, STIS-Polytechnic of Statistics
  • Ekaria Ekaria Statistics Department, STIS-Polytechnic of Statistics

DOI:

https://doi.org/10.34123/jurnalasks.v14i1.386

Abstrak

Selama tahun 2010 – 2019, konsumsi ultra-processed food di Indonesia meningkat. Hal ini menyebabkan tingkat obesitas dan penyakit tidak menular kronis yang tinggi di Indonesia. DKI Jakarta adalah provinsi dengan konsumsi ultra-processed food dan prevalensi obesitas tertinggi. Oleh karena itu, data mikro Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) Maret 2019 modul KOR (inti) dan KP (Konsumsi dan Pengeluaran) dianalisis untuk meneliti pengaruh faktor ekonomi dan karakteristik rumah tangga terhadap konsumsi ultra-processed food di DKI Jakarta. Analisis dilakukan dengan regresi robust estimasi M karena banyaknya pencilan yang berpengaruh pada amatan. Sampel penelitian dibagi menjadi tiga kelas berdasarkan pengeluaran per kapita per hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi UPF meningkat seiring meningkatnya kelas pendapatan. Konsumsi UPF yang lebih tinggi terjadi pada rumah tangga yang membayar UPF dengan harga yang lebih mahal, memiliki pendapatan per kapita yang lebih tinggi, memiliki jumlah anak atau remaja yang lebih banyak, dan memiliki istri/KRT perempuan yang bekerja. Adapun pada rumah tangga Kelas 3, konsumsi UPF rumah tangga sektor formal lebih tinggi daripada rumah tangga sektor informal. Sedangkan pada rumah tangga Kelas 1, konsumsi UPF rumah tangga dengan istri/KRT perempuan berpendidikan SMA ke atas lebih tinggi daripada rumah tangga dengan istri/KRT perempuan berpendidikan SMP ke bawah.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2022-03-13

Cara Mengutip

The Effects of Price, Income, and Household Characteristics on Ultra-Processed Food Consumption In Jakarta, Indonesia. (2022). Jurnal Aplikasi Statistika & Komputasi Statistik, 12(3), 37-54. https://doi.org/10.34123/jurnalasks.v14i1.386