Adoption of Agriculture Mechanization on Paddy Farmers in Indonesia: Demographic Determinants, Internet Access Influence, and The Impact of Adoption on The Yield
DOI:
https://doi.org/10.34123/jurnalasks.v14i1.392Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan demografi adopsi mekanisasi pertanian pada petani padi di Indonesia dan dampak penggunaan internet oleh petani terhadap peluang menjadi adopter mekanisasi. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis perbedaan rata-rata hasil panen padi yang diusahakan oleh adopter dan non-adopter untuk mengetahui pengaruh adopsi mekanisasi terhadap produktivitas pertanian. Kami menemukan bahwa tingkat pendidikan dan usia petani secara signifikan mempengaruhi kemungkinan menjadi adopter. Namun, besarnya dampak usia cenderung berkurang dengan bertambahnya usia. Probabilitas menjadi adopter dipengaruhi secara signifikan oleh jenis kelamin, wilayah, dan skala pertanian. Petani laki-laki cenderung lebih mungkin menjadi adopter disbanding petani perempuan. Petani di Jawa memiliki peluang yang sedikit lebih tinggi untuk menjadi adopter dibandingkan petani di luar Jawa. Adopsi mekanisasi pertanian juga memiliki hubungan positif dengan skala usaha tani, di mana semakin besar skala usaha tani maka semakin besar kemungkinan petani untuk menjadi adopter. Studi kami juga menemukan bahwa penggunaan internet berdampak positif dan signifikan terhadap kemungkinan petani mengadopsi mekanisasi. Selain itu, penelitian kami juga mengkonfirmasi indikasi kuat bahwa adopsi mekanisasi mempengaruhi produktivitas padi secara positif yang ditunjukkan oleh rata-rata hasil padi yang lebih tinggi pada petani yang mengadopsi mekanisasi dibanding yang tidak mengadopsi. Oleh karena itu, mendorong adopsi mekanisasi harus dilakukan, misalnya dengan menarik generasi muda berpendidikan tinggi untuk terlibat dalam pertanian dan meningkatkan implementasi bantuan alat dan mesin pertanian yang difasilitasi oleh pemerintah.











