Pemodelan Angka Prevalensi Stunting di Indonesia Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Multiprediktor

Penulis

  • Pressylia Aluisina Putri Widyangga
  • Alda Fuadiyah Suryono
  • Maria Setya Dewanti
  • Ardi Kurniawan

Abstrak

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai.. Berdasarkan data Survei Status Gizi Nasional (SSGI) tahun 2022, prevalensi stunting di Indonesia adalah 21,6% dimana angka tersebut masih diatas angka standar menurut WHO yaitu 20%. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi angka prevalensi stunting di Indonesia menggunakan regresi nonparametrik spline truncated multiprediktor. Data penelitian merupakan data sekunder yang diambil dari Statistik Kesehatan 2022 dengan variabel respon berupa angka prevalensi stunting.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2025-12-30

Cara Mengutip

Pemodelan Angka Prevalensi Stunting di Indonesia Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Multiprediktor. (2025). Jurnal Aplikasi Statistika & Komputasi Statistik, 16(1). https://jurnal.stis.ac.id/index.php/jurnalasks/article/view/755

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama