Analisis Jumlah Penduduk Miskin di Provinsi Maluku dengan Menggunakan Pendekatan Regresi Spasial
DOI:
https://doi.org/10.34123/jurnalasks.v13i2.294Kata Kunci:
Kemiskinan, Regresi Spasial, Spatial Lag ModelAbstrak
Provinsi Maluku berada pada urutan ke-4 Provinsi termiskin di Indonesia dengan memiliki persentase tingkat kemiskinan sebesar 18,45% dari total penduduk di Maluku. Aspek spasial perlu dikaji dikarenakan karakteristik setiap daerah atau wilayah yang berbeda-beda sehingga informasi tentang karakteristik lokasi ini bisa ditangkap dengan menggunakan model regresi spasial. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengkaji karakteristik kemiskinan di Provinsi Maluku, kemudian menentukan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kemiskinan di Provinsi Maluku dengan menggunakan regresi spasial, serta mendapatkan model terbaik untuk memodelkan kemiskinan di Provinsi Maluku. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata persentase penduduk miskin di Provinsi Maluku yaitu sebesar 22,71%, dimana Kabupaten Maluku Barat Daya memiliki persentase tertinggi sebesar 31,01% dan Kota Ambon memiliki persentase terendah sebesar 4,64%. Sedangkan faktor-faktor yang signifikan mempengaruhi kemiskinan di Provinsi Maluku dengan menggunakan regresi spasial adalah persentase rumah tangga (RT) yang bahan bakar untuk memasaknya dari kayu (X1), persentase penduduk berumur 7 – 24 tahun yang tidak/belum pernah sekolah (X2), persentase penduduk berumur 7 – 24 tahun yang tidak sekolah lagi (X3), persentase tingkat pengangguran terbuka (TPT) (X4) dan persentase tingkat partisipasi angkatan kerja (X5) dan model terbaik yang diperoleh untuk memodelkan kemiskinan di Provinsi Maluku yaitu Spatial Lag Model.











