PENDUGAAN AREA KECIL DENGAN EXCESS ZERO (STUDI KASUS: ANGKA KEMATIAN BAYI DI PULAU JAWA)
DOI:
https://doi.org/10.34123/jurnalasks.v13i1.270Kata Kunci:
SAE, AKB, excess zero, count data, ZIP mixed modelAbstrak
Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator yang penting karena dapat digunakan untuk membandingkan status kesehatan antar penduduk. Pendugaan AKB berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) hanya berskala nasional atau provinsi namun dengan adanya sistem desentralisasi diperlukan prediksi untuk area yang lebih kecil seperti kabupaten/kota. Small Area Estimation (SAE) dapat digunakan untuk menduga AKB di tingkat kabupaten/kota, yaitu dengan menggunakan generalized linear mixed model. AKB merupakan data cacahan dengan peluang sangat kecil, sehingga diasumsikan mengikuti sebaran Poisson. Model Poisson memiliki asumsi rataan sama dengan ragam, tetapi asumsi ini sering terlanggar. Salah satu penyebabnya yaitu proporsi nilai nol yang sangat besar pada data (excess zero). Penelitian ini menggunakan Zero Inflated Poisson (ZIP) mixed model sebagai alternatif dari Poisson mixed model. Hasil perbandingan RMSE, ZIP mixed model jauh lebih baik dibandingkan Poisson mixed model serta dapat memperbaiki hasil dugaan langsung AKB.











